RSS

Category Archives: puisi

hati terdiam

Oct 13, ’07

kudengar derik dan kidung
yang terbawa angin yang mengalir kian menghiasi sepi
kupandang 60 detak yang terus berputar
membentuk masa demi masa
akan tetapi…
tetap saja kuteringat suara senyum kecilnya…
seperti fajar yang datang kala mataku masih tertutup dan bangun kan ku…
namun…
apakah ia kan seperti mentari,
yang esok bersinar lagi setelah ia lelah menutup sore…

aku sayang dia..
semoga ia selalu bahagia,

walaupun ia tak pernah tau bahwa aku sayang kepadanya..

Advertisements
 
Leave a comment

Posted by on May 31, 2011 in puisi